Bidang Studi : IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM)
Kelas / Semester : 03 SMP / ganjil
Materi : Sistem Reproduksi Pada Manusia.
Kali ini, kita akan membahas tentang sistem reproduksi pada manusia. Apakah yang dimaksud dengan reproduksi? Apakah alat reproduksi pria dan wanita berbeda? dan apakah penyebab penyakit dari sistem reproduksi itu? Berikut ini informasinya:
Pria dan wanita memiliki ciri-ciri berbeda.ciri-ciri tersebut bmeliputi ciri kelamin primer dan sekunder. Pada pria, ciri kelamin primernya adalah memiliki testis pengahasil sperma dan organ reproduksi lainnya. Pada wanita, ciri kelamin primernya adalah memiliki ovarium penghasil ovum dan organ reproduksi lainnya. Pada pria, ciri kelamin sekunder adalah berjakun, suara besar, berkumis, pinggul ramping. Pada wanita, ciri kelamin sekunder adalah bersuara nyaring, tidak berkumis pinggul besar dan memiliki kelenjar susu.
1. Organ Reproduksi Pria
Organ reproduksi pria akan berkembang pada saat usia menginjak 9-15 tahun dan akan berhenti perkembangannya pada usia 20 tahun. Bagian dan fungsi sistem reproduksi pada pria, yaitu:
=>Proses pembentukkan dan pemasakan disebut spermatogenesis. Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus testis. Dalam tubulus tersebut terdapat sel sperma, yang disebut spermatogonium. Spermatogonium kemudian membelah secara mitosis menghasilkan spermatogonium yang haploid. Spermatogonium ini kemudian membesar membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer seterusnya akan membelah secara meiosis I untuk menghasilkan dua spermatosit sekunderyang haploid. Kemudian setiap spermatositsekunder akan membelah secara meiosis II untuk menghasilkan dua spermatid yang haploid. Sel-sel spermatid akan berdiferensiasi menjadi spermatozoa atau sperma.
Kelas / Semester : 03 SMP / ganjil
Materi : Sistem Reproduksi Pada Manusia.
Kali ini, kita akan membahas tentang sistem reproduksi pada manusia. Apakah yang dimaksud dengan reproduksi? Apakah alat reproduksi pria dan wanita berbeda? dan apakah penyebab penyakit dari sistem reproduksi itu? Berikut ini informasinya:
Pria dan wanita memiliki ciri-ciri berbeda.ciri-ciri tersebut bmeliputi ciri kelamin primer dan sekunder. Pada pria, ciri kelamin primernya adalah memiliki testis pengahasil sperma dan organ reproduksi lainnya. Pada wanita, ciri kelamin primernya adalah memiliki ovarium penghasil ovum dan organ reproduksi lainnya. Pada pria, ciri kelamin sekunder adalah berjakun, suara besar, berkumis, pinggul ramping. Pada wanita, ciri kelamin sekunder adalah bersuara nyaring, tidak berkumis pinggul besar dan memiliki kelenjar susu.
1. Organ Reproduksi Pria
Organ reproduksi pria akan berkembang pada saat usia menginjak 9-15 tahun dan akan berhenti perkembangannya pada usia 20 tahun. Bagian dan fungsi sistem reproduksi pada pria, yaitu:
a.) Saluran sperma berfungsi sebagai menyalurkan sperma dari testis ke
uretra
b.) Vas deferens berfungsi
sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju
kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis)
c.) Kelenjar seminal berfungsi
sebagai menghasilkan cairan agar sperma mudah bergerak.
d.) Penis berfungsi sebagai
menyalurkan sperma ke dalam vagina.
e.) Skrotum berfungsi sebagai
membungkus testis.
f.) Epididimis berfungsi sebagai
tempat penyimpanan sementara sperma sampai
sperma
menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens.
g.) Kelenjar prostat berfungsi
sebagai menghasilkan getah yang mengandung kolestrol,
garam dan fosfolipid yang berperan sebagai kelangsungan hidup sperma.
h.) Vesikula seminalis berfungsi
sebagai menampung sperma.
I.) Kelenjar asesoris berfungsi
sebagai untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan
pergerakkan sperma.
j.) Uretra berfungsi sebagai
menyalurkan sperma dan urine ke luar tubuh.
k.) Saluran ejakulasi berfungsi
sebagai untuk mengeluarkan sperma agar masuk ke
dalam
uretra.
l.) Testis berfungsi sebagai
menghasilkan sperma melalui melosis.
=>Proses pembentukkan dan pemasakan disebut spermatogenesis. Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus testis. Dalam tubulus tersebut terdapat sel sperma, yang disebut spermatogonium. Spermatogonium kemudian membelah secara mitosis menghasilkan spermatogonium yang haploid. Spermatogonium ini kemudian membesar membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer seterusnya akan membelah secara meiosis I untuk menghasilkan dua spermatosit sekunderyang haploid. Kemudian setiap spermatositsekunder akan membelah secara meiosis II untuk menghasilkan dua spermatid yang haploid. Sel-sel spermatid akan berdiferensiasi menjadi spermatozoa atau sperma.
2. Organ Reproduksi pada Wanita.
bagian dan fungsi sistem reproduksi pada wanita, yaitu:
a.) tuba fallopi (oviduk) berfungsi
sebagai menyalurkan telur dari ovarium ke uterus.
b.) ovarium berfungsi sebagai
menghasilkan sel telur.
c.) uterus berfungsi sebagai
tempat perumbuhan sel telur yang dibuahi.
d.) vagina berfungsi sebagai
menerima sel-sel sperma dan jalan lahirnya bayi.
=>Proses pembentukkan ovum/ Oogenesis.
Sel telur atau ovum dibentuk di dalam ovarium, terjadi setelah wanita mengalami masa puber sekitar 9-13 tahun. Didalam ovarium telah terdapat calon sel telur (oosit primer). Oosit primer akan melakukan pembelahan secara meiosis menghasilkan oosit sekunder (bersifat diploid) dan badan polar kedua. Ootid akan masak (ovum haploid) dan siap dibuahi. Pembuahan atau fertilisasi pada manusia terjadi pada manusia tejadi pada saluran telur atau tuba fallopi. Sel spermatozoid yang dikeluarkan oleh seorang pria dewasa yang berjumlah jutaan akan bergerak menuju saluran telur untuk membuahi ovum. Dari sekian banyak spermatozoid, hanya akan ada satu yang dapat membuahi ovum. Setelah terjadi pembuahan, zigot ini akan tumbuh dan berkembang, serta bergerak menuju rahim (uterus0 hingga menjadi janin.
=>Proses menstruasi.
Tabel Pola Perkembangan Embrio pada Manusia berdasarkan usia.
=> alat kontrasepsi (menghindari/ mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sperma). alat-alat nya sebagai berikut.
=>Proses pembentukkan ovum/ Oogenesis.
Sel telur atau ovum dibentuk di dalam ovarium, terjadi setelah wanita mengalami masa puber sekitar 9-13 tahun. Didalam ovarium telah terdapat calon sel telur (oosit primer). Oosit primer akan melakukan pembelahan secara meiosis menghasilkan oosit sekunder (bersifat diploid) dan badan polar kedua. Ootid akan masak (ovum haploid) dan siap dibuahi. Pembuahan atau fertilisasi pada manusia terjadi pada manusia tejadi pada saluran telur atau tuba fallopi. Sel spermatozoid yang dikeluarkan oleh seorang pria dewasa yang berjumlah jutaan akan bergerak menuju saluran telur untuk membuahi ovum. Dari sekian banyak spermatozoid, hanya akan ada satu yang dapat membuahi ovum. Setelah terjadi pembuahan, zigot ini akan tumbuh dan berkembang, serta bergerak menuju rahim (uterus0 hingga menjadi janin.
=>Proses menstruasi.
Wanita pada usia subur dapat menghasilkan satu ovum setiap 28 hari sekali dan peristiwanya disebut ovulasi. wanita mengalami menstruasi, yakni peluruhan dinding dalam (endometrium) rahim jika tidak berlangsung kehamilan. Wanita mulai mengalami menstruasi pada usia 9-15 tahun dan terus berlanjut sampai masa menopause pada usia sekitar 45-49 tahun. Setelah memasuki masa menopause seorang wanita tidak dapat menghasilkan ovum, karena semua oosit primer yang tersisa mengalami degradasi. Memasuki masa remaja, beberapa jenis hormon, terutama hormon esterogen dan progesteron, mulai berperan aktif sehingga pada diri anak perempuan mulai tumbuh payudara, pinggul mulai melebar dan membesar dan akan mengalami menstruasi. Di samping itu akan mulai tumbuh rambut-rambut halus di sekitar ketiak dan kemaluan. Beberapa remaja tumbuh jerawat pada wajah, dan perubahan lainnya seperti kulit dan rambut mulai berminyak; keringat bertambah banyak; lengan dan tungkai kaki bertambah panjang; tangan dan kaki bertambah besar; tulang-tulang wajah mulai memanjang membesar, sehingga tidak terlihat seperti anak kecil lagi; pantat berkembang lebih besar; indung telur mulai membesar; vagina mulai mengeluarkan cairan.
Secara berkala sel telur yang sudah matang akan dikeluarkan dari indung telur. Sel telur ini akan bergerak melalui saluran telur menuju rahim. selain itu, rahim secara berkala juga mengalami penebalan sehingga jika diperlukan siap menerima hasil pembuahan. Apabila tidak terjadi pembuahan, maka sel telur dan jaringan yang terbentuk pada dinding rahim akan mengerus/meluruh dan dikeluarkan dari rahim sebagai menstruasi. Pada masa sekitar menstruasi, menjelang , dan sesudah menstruasi sebagian remaja putri diliputi suasana tidak menentudan perasaan yang tidak nyaman atau terasa sakit sekitar pusar. Hal ini akan membuat cepat lelah dan mudah tersinggung. Menstruasi biasanya berlangsung selama seminggu. Setelah itu dinding uterus akan pulih kembali. Siklus mentruasi akan berhenti apabila terjadi kehamilan.
=> Perkemabangan Embrio.
Inti sel sperma akan melebur dengan inti sel telur dan berbentuk sebuah sel baru yang disebut zigot. Zigot ini akan membelah diri menjadi 2 sel, 4sel, 8 sel, 16 sel, 32 sel dan seterusnya. Zigot yang telah membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio, kemudian menjadi janin dalam rahim, ibu. lamanya waktu janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu, dari mulai proses pembuahan hingga kelahiran adalah kurang dari 9 bulan. Perkembangan janin selama di dalam rahim dibagi dalam 3 tahapan. Lamanya waktu setiap tahapan adalan 3 bulan.
Secara berkala sel telur yang sudah matang akan dikeluarkan dari indung telur. Sel telur ini akan bergerak melalui saluran telur menuju rahim. selain itu, rahim secara berkala juga mengalami penebalan sehingga jika diperlukan siap menerima hasil pembuahan. Apabila tidak terjadi pembuahan, maka sel telur dan jaringan yang terbentuk pada dinding rahim akan mengerus/meluruh dan dikeluarkan dari rahim sebagai menstruasi. Pada masa sekitar menstruasi, menjelang , dan sesudah menstruasi sebagian remaja putri diliputi suasana tidak menentudan perasaan yang tidak nyaman atau terasa sakit sekitar pusar. Hal ini akan membuat cepat lelah dan mudah tersinggung. Menstruasi biasanya berlangsung selama seminggu. Setelah itu dinding uterus akan pulih kembali. Siklus mentruasi akan berhenti apabila terjadi kehamilan.
=> Perkemabangan Embrio.
Inti sel sperma akan melebur dengan inti sel telur dan berbentuk sebuah sel baru yang disebut zigot. Zigot ini akan membelah diri menjadi 2 sel, 4sel, 8 sel, 16 sel, 32 sel dan seterusnya. Zigot yang telah membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio, kemudian menjadi janin dalam rahim, ibu. lamanya waktu janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu, dari mulai proses pembuahan hingga kelahiran adalah kurang dari 9 bulan. Perkembangan janin selama di dalam rahim dibagi dalam 3 tahapan. Lamanya waktu setiap tahapan adalan 3 bulan.
1. Trimester pertama.
Tiga bulan pertama embrio berkembang menjadi janin yang panjangnya kurang lebih 5,5 cm. Janin sudah berbentuk seperti manusia walaupun ukuran kepalanya sangat besar. Di akhir tiga bulan petama ini janin sudah mulai dapat menggerakkan tangan dan kakinya.
2. Trimester kedua.
Pada tiga bulan kedua , janin sudah semakin berkembang dan panjangnya sudah mencapai kurang lebih 19 cm. Tangan dan kakinya sudah berkembang muka tumbuh memanjang. Pada tiga bulan kedua ini detak jantung janin juga sudah mulai dideteksi. Gerakan janin juga mulai aktif.
3. Trimester ketiga
Di tiga bulan ketiga terjadi pertumbuhan ukuran janin sangat cepat. Ukuran tubuh sudah proporsional seperti bayi. Karena ukuran tubuhnya semakin besar, janin tidak terlalu leluasa bergerak di dala rahim. Menjelang kelahiran bayi pada umunya sudah mencapai panjang sekitar 50 cm. Berikut janin akan lahit ke dunia dan disebutlah dengan sebutan bayi.
Tabel Pola Perkembangan Embrio pada Manusia berdasarkan usia.
Usia
Perkembangan
|
Pola-Pola
Perkembangan
|
1 bulan (4
minggu )
|
Bagian kepala,
jantung, dan hati mulai terbentuk ; sistem pencernaan sebagai
suatu saluran sederhana ; ada sebuah ekor yang khas ;
jaringan-jaringan ekstra embrionik mulai muncul.
|
2 bulan ( 8
minggu )
|
Telinga, mata,
jari-jari, mulut, hidung, dan tumit merupakan bentuk-bentuk
tersendiri ; tulang mulai dibentuk, sistem pencernaan terbentuk;
sistem saraf dan sistem sirkuler mulai berfungsi ; adanya alat
kelamin luar, tetapi belum dapat dibedakan jenis kelaminnya.
|
3 bulan (12
minggu)
|
Ginjal, hati,
tangan, lengan, tungkai, kaki, dan sistem pencernaan telah
berkembang baik, alat kelamin luar antara pria dan wanita mulai
dapat dibedakan ; paru-paru mulai jelas ; adanya gerakan-gerakan
kecil dari janin.
|
4 bulan (16
minggu)
|
Detak jantung
sudah dapat dirasakan ; terbentuknya tulang-tulang di seluruh
tubuh ; kulit bekembang sepenuhnya; sudah dapat ditentukan jenis
kelaminnya ; munculnya alis, bulu mata, dan rambut kepala ;
gerakan janin meningkat.
|
9,5 bulan (38
minggu)
|
Sejak minggu
ke-16 sampai saat kelahiran terjadi alkumulasi lemak dibawah
kulit ; menjelang minggu ke-22 janin mulai membuka matanya ;
gerakan-gerakan janin dirasakan oleh ibunya, terjadi kenaikkan
berat badan yang sangat cepat ; pada bulan ke-7 posisi kepala ke
bawah sebagai persiapan untuk kelahiran.
|
=> alat kontrasepsi (menghindari/ mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sperma). alat-alat nya sebagai berikut.
- Kondom.
- Spermatisida.
- Vagina Diafragma.
- Pil KB.
- Suntik KB.
- tissue KB.
- IUD (spiral).
- IUS.
1. PRIA
- Hipogonadisme, disebabkan oleh gangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoteron. Gangguan ini menyebabkan infertilitas, impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi hormon.
- Kriptorkidisme, adalah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi. Hal tersebut dapat ditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang terstoteron. Jika belum turun juga, dilakukan pembedahan.
- Uretritis, adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil. Organisme yang paling sering menyebabkan uretritis adalah Chlamydia trachomatis, Ureplasma urealyticum atau virus herpes.
- Prostatitis, adalah peradangan prostat. Penyebabnya dapat berupa bakteri, seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.
- Epididimitis, adalah infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria. Organisme penyebab epididimitis adalah E. coli dan Chlamydia.
- Klamida (Klamidasis), disebabkan oleh infeksi virus Chlamydia trachomatis. masa inkubasi berlangsung selama 7-21 hari. Gejalanya adalah timbul peradangan pada alat reproduksi pria dan wanita.
- Sifilis (Raja Singa), disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang mengakibulasi gejala berangsung 3-4 minggu, bahkan 13 minggu.
2. WANITA
- Infeksi pada Vagina, penyakit ini diakibatkan oleh bakteri protozoa bernama Richhomonas vaginalis atau Candida albicans ini menyerang alat kelamin wanita. Gejala penyakit ini diliputi oleh timbulnya buih berwarna putih atau kuning berbau busuk disertai dengan gatal-gatal pada vagina.
- Klamida (Klamidasis), disebabkan oleh infeksi virus Chlamydia trachomatis. Masa inkubasi berlangsung selama 7-21 hari. Gejalanya adalah timbul peradangan pada alat reproduksi pria dan wanita.
- Kencing nanah (Gonnorhoea), penyakit ini disebabkan oleh Neisserma gonnorhoea. Gejalanya dari kencing nanah antara lain keluarnya caran seperti nanah dari saluran kelamin, rasa panas, dan sering kencing. Bakteri penyebab penyakit ini dapat menyebar keseluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri pada persendian dan dapat mengakibatkan kemandulan.
- Sifilis (Raja Singa), disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum yang mengakibulasi gejala berangsung 3-4 minggu, bahkan 13 minggu.
- Herpes Genitalis, penyakit ini disebabkan oleh virus Herpes simplex dengan inkulasi 4-7 hari sesudah virus masuk ke dalam tubuh. Gejala penyakit ini , antara laintimbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.
- Keputihan (Candidiasis), disebabkan oleh melalui proses kelahiran infeksi berasal dari ibu selama kelahiran, kebersihan vagina dan anus tidak terjaga. gejala penyakit ini , antara lain luka pada vagina atau penis seperti ercak-bercak yang menyerang pada alat kelamin manusia, infeksi pada dinding vagina , langit-langit, lipatan dekat anus.
_________*********__________



Tidak ada komentar:
Posting Komentar